ads

Senin, 09 Juli 2018

Sol PG Tes TWK cpns 2018 Plus Jawaban Terbaru

Soal-soal Tes PG Wawasan Kebangsaan (TWK), 17 soal yang dipilih. Sekarang saya ingin membagikan lagi soal Tes Wawasan Keangsaan beserta dengan kunci jawabannya. Semoga soal-soal Tes Wawasan Kebangsaan ini bisa menambah referensi Anda yang akan mengikuti seleksi kompetensi dasar CPNS. Banyak peserta tes yang gagal pada tes wawasan kebangsaan ini karena tidak lagi didapatkan di kampus, kecuali bagi mereka yang sebelumnya adalah jurusan hukum, sejarah atau pendidikan PKN. Sehingga penting untuk menambah referensi mengenai contoh soal tes wawasan kebangsaan yang juga merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Sol PG Tes TWK cpns 2018 Plus Jawaban Terbaru
Soal TWK ini disertai dengan kunci jawaban agar nantinya bisa dibandingkan untuk mengukur kemampuan wawasan kebangsaan Anda.

Berikut 17 soal TKW cpns 2018 Plus jawaban terbaru

1. Cinta kepada tanah air dan bangsa dapat dibuktikan dengan cara……
A. Mengekspor semua hasil hasil bumi Indonesia dan mengimpor barang luar negeri
B. Tidak melakukan hubungan dengan negara lain dan melakukan proteksi
C. Menggunakan produksi dalam negeri meskipun mampu membelinya
D. Tidak menggunakan produksi luar negeri meskipun mampu membelinya
E. Mengurangi impor barang dari luar negeri agar devisa tetap stabil

2. Pada saat menjelang perayaan HUT Republik Indonesia sering diadakan pawai dan perlombaan untuk memeriahkannya. Bentuk keikutsertaan anda untuk memeriahkannya adalah dengan……..
A. Memasang bendera
B. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
C. Menikmati hari libur tanggal 17 Agustus
D. Menyumbang untuk kegiatan
E. Menonton perlombaan

3. Seorang pemimpin seharusnya memberikan pekerjaan kepada bawahannya dengan bijaksana yaitu …
A. Selalu memberikan contoh pada setiap pekerjaan
B. Memberikan pekerjaan sesuai dengan kodrat kemanusiannya
C. Memilih dengan teliti pekerjaan yang pantas akan diberikan
D. Melakukan pengecekan langsung terhadap semua hasil bawahan
E. Menasehati setiap agar melakukan pekerjaan dengan baik

4. Prinsip-prinsip dasar demokrasi telah tercermin dalam kehidupan masyarakat desa, terutama pada saat mengatasi pekerjaan yang membutuhkan tenaga bersama, yaitu denga cara seperti dibawah ini, kecuali..
A. Partisipasi
B. Berdoa
C. Sumbangan
D. Gotong royong
E. Kerja bakti

5. Pertimbangan dikeluarkannya POLRI dari institusi ABRI adalah
A. Dapat menegakkan hukum lebih konsekuen dalam masyarakat
B. Meningkatkan profesionalisme POLRI dalam menjalankan tugas
C. Memperbaiki dan meningkatkan citra POLRI dalam masyarakat
D. Memperoleh keleluasaan dalam menjalankan tugas-tugasnya
E. Dapat bekerja sama dengan ABRI melindungi masyarakat

6. Menurut undang-undang nomor 22 tahun 1999 diantara kewenangan pemerintah pusat yang tidak diotonomikan adalah ....
A. Pendidikan
B. Agama
C. Sosial
D. Pertahanan
E. Kesehatan

7. Susunan pemerintah daerah otonom menurut Undang-undang nomor 22 tahun 1999 terdiri dari:
A. Kepala Daerah dan DPRD
B. Kepala Derah, DPRD dan Badan Eksekutif Derah
C. Kepala Derah dan dinas-dinas
D. Kepala Deerah dan Tripida/Muspida
E. Kepala Daerah dan Wakilnya

8. Salah satu hasil yang paling menonjol dari Orde Baru yang telah mendapatkan pengakuan internasional adalah ....
A. pembangunan industri
B. penyelenggaraan KB
C. pelaksanaan transmigrasi
D. swasembada pangan
E. pemberantasan buta huruf

9. Dalam sengketa Indonesia-Belanda, Australia muncul sebagai pihak ketiga dalam komisi Tiga Negara, karena:
A. Pemerintah Australia mendukung RI
B. Australia mempunyai hubungan baik dengan RI
C. Australia adalah negara tetangga
D. Partai buruh Australia mendukung RI
E. Hubungan diplomasi dengan RI menguntungkan Australia

10. Kabinet Juanda yang secara resmi dibentuk pada tanggal 9 April 1957 merupakan Zaken kabinet, yaitu:
A. kabinet yang beranggotakan partapartai politik terkuat
B. kabinet yang beranggotakan tokoh politik dan militer
C. kabinet yang beranggotakan tenagatenaga ahli dalam bidangnya
D. kabinet tanpa menteri-menteri negara
E. kabinet yang mengikutsertakan golongan oposisi

11. Kebijakan pemerintah sehubungan dengan upaya privatisasi BUMN pada saat ini, apabila dikaji secara mendalam dapat dipahami bahwa tujuan utamanya adalah:
A. Mewujudkan efesiensi birokrasi
B. Mencapai peningkatan produksi
C. Mengatasi kelemahan manajemen
D. Mengoptimalkan penggunaan tenaga
E. Meningkatkan sumber daya manusia

12. Apabila diperhatikan dengan seksama, kunci utama bagi keberhasilan berbagai upaya dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah:
A. Pembinaan kesadaran warga negara
B. Pengembangan proyek-proyek yang strategis
C. Pungutan pajak yang proporsional
D. Penegakan hukum secara konsisten
E. Peningkatan kesejahteraan rakyat

13. Berikut ini adalah unsur-unsur utama dari program stabilisasi dan reformasi ekonomi nasional yang mendesak dan perlu dilakukan oleh pemerintah yang baru adalah kecuali....
A. Pembangunan lembaga keuangan
B. Penyelesaian utang dunia usaha
C. Mewujudkan e? siensi ekonomi
D. Meningkatkan keterbukaan
E. Menegakkan hukum dengan adil

Orang Indonesia yang gemar melancong ke luar negeri mungkin lebih kenal Singapura atau Eropa daripada daerah dan budaya negeri sendiri. Penelitian Departemen Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2008 mengungkapkan bahwa mereka yang bepergian ke mancanegara rata-rata baru pernah mengunjungi tiga dari 33 provinsi di Tanah Air. Selain wisataan asing, turis lokal sebetulnya dapat menjadi pasar pariwisata. Persoalannya adalah bahwa faktor yang menarik bagi mereka untuk berwisata di negeri sendiri sangat lemah. Objek wisata diluar Bali, misalnya rata-rata kurang terawat karena keterbatasan dana. Untuk menjangkau lokasinya pun, kita tidak mudah karena sarana transportasi terbatas. Berbagai retribusi memberatkan pengusaha wisata untuk meningkatkan mutu pelayanan. Dukungan pemerintah daerah pada usaha kepariwisataan pun masih kurang. Pada tahun 2004, melalui 13 pintu keberangkatan, tercacat 2,2 juta orang Indonesia yang berkunjung ke negeri asing. Empat tahun kemudian melonjak menjadi 3,9 juta. Hingga April 2009, sudah 3,7 juta orang melancong ke negara lain. Menurut Sekjen Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (ASITA), objek wisata di negeri orang menjanjikan atraksi menarik pada saat pergantian tahun. Bulan Juni dan Juli, masa libur sekolah, juga waktu favorit warga Indonesia untuk berlibur ke luar negeri. Kelompok pelancong ke luar negeri terbesar ini adalah penduduk berumur 25 hingga 34 tahun, kelompok yang berada di puncak produktivitas. Mereka pada umumnya berupa pasangan muda, pengantin baru, keluarga dengan anak usia di bawah lima tahun, dan dari kelas ekonomi menengah ke atas. Beban ? nansial yang belum begitu berat memungkinkan mereka dapat menyisihkan biaya berlibur.
14. Topik yang tepat untuk bacaan di atas adalah …
A. tujuan orang berlibur ke luar negeri
B. daya tarik wisata ke mancanegara
C. kecenderungan orang berlibur ke luar negeri
D. berkunjung ke negara tetangga
E. pelancong ke mancanegara

15. Berikut ini adalah pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks di atas adalah ...
A. Tempat wisata di Bali lebih terawat daripada tempat lainnya.
B. Umumnya orang lebih suka mengunjungi tempat wisata di dalam negeri sebelum mengunjungi tempat wisata di luar negeri.
C. Bagian terbesar orang Indonesia yang berlibur ke luar negeri adalah kelompok usia produktif.
D. Jumlah orang Indonesia yang berlibur ke luar negeri meningkat dari tahun ke tahun.
E. Pada tahun 2008 jumlah orang Indonesia yang berkunjung ke luar negeri mengalami kenaikan sebesar 1,7 juta dibanding dengan tahun 2004.

16. Pelayanan kesehatan di berbagai tempat di tanah air belum berorientasi kepada pasien. Hal ini ditandai oleh maraknya pemberian obat antibiotik yang tidak sesuai dengan kondisi klinis. Pemakaian antibiotik yang melebihi kebutuhan bisa mengakibatkan resistansi dalam tubuh pasien. Kuman penyakit dalam tubuh menjadi kebal. Oleh karena itu, ...
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah
A. Pasien harus selalu mematuhi semua instruksi dari dokter.
B. Pasien harus pasrah pada layanan kesehatan yang diterima.
C. Perlu ditumbuhkan sikap kritis masyarakat terhadap layanan kesehatan.
D. Pasien harus diberi antibiotik di atas kebutuhan supaya daya tahan tubuh lebih tinggi.
E. Setiap penyakit harus diobati dengan antibiotik.

Nah 17 soal tes PG TWK ditas merupakan soal pilihan untuk latihan tes cpns 2018 yang terbaru di posting pada blog ini 😜

Soal dan Jawaban Tes Karakteristik Pribadi (TKP) cpns 2018 Terbaru

Soal-soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan disertai dengan kunci jawabannya.

Soal CAT CPNS Tes Karakteristek Pribadi (TKP) merupakan sebuah tes psikologi yang meneliti jenis dan karakter kepribadian para peserta cpns dalam berbagai aspek, termasuk aspek kognitif dan aspek emosi, materi soal TKP meliputi: Integritas diri; Semangat berprestasi; Orientasi pada pelayanan; Kemampuan beradaptasi; Kemampuan mengendalikan diri; Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan; Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; Menggerakkan dan mengkoordinir orang lain; Orientasi kepada orang lain; Kreativitas dan inovasi;
Soal dan Jawaban Tes Karakteristik Pribadi (TKP) cpns 2018 Terbaru

Berikut 17 Soal dan Jawaban Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 2018 Terbaru

1. Ketika saya mengalami kegagalan dalam meminta maaf atas kesalahan yang saya lakukan pada kepala kantor saya akan:
A. Berusaha m eminta maaf lagi, sampai dimaafkan
B. Bimbang apakah meminta maaf lagi itu perlu
C. Tidak berani meminta maaf lagi
D. Berusaha meminta maaf lagi berharap dimaafkan
E. Meminta bantuan orang lain menjadi penengah

2. Saat saya sedang tidak sibuk dan secara mendadak diminta menggantikan teman yang sedang dirawat di rumah sakit maka saya:
A. Mempelajari tugas tersebut sebelum menerima
B. Dengan segera menyanggupi untuk menggantikannya
C. Meminta dia untuk mencari teman lain yang dapat mengganti
D. Mempertimbangkan untuk menerima tugas tersebut
E. Mencarikan teman lain untuk mengganti

3. Bagi saya untuk menjadi pegawai negeri sipil yang sukses, saya harus melakukan ?
A. Mengikuti perintah dan arahan pimpinan secara loyal dan penuh kepatuhan
B. Melakukan pekerjaan yang terbaik dengan standar kinerja yang tinggi
C. Mengembangkan hal-hal baru yang belum pernah diciptakan sebelumnya
D. Menciptakan hubungan baik dengan setiap orang, rekan kerja dan pimpinan
E. Bekerja sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pimpinan

4. Teman kantor saya adalah orangtua salah seorang siswa SMA yang lulus ujian nasional tidak dapat menghadiri penerimaan ijazah di sekolah karena mereka harus keluar kota, saya akan :
A. Berpendapat teman saya mempunyai hak untuk mengatur acaranya
B. Meminta teman saya untuk mempertimbangkan keberangkatannya ke luar kota
C. Meminta teman saya untuk membatalkan rencananya ke luar kota
D. Anaknya disuruh mengambil ijazah itu secara langsung
E. Memahami bahwa seringkali terjadi acara yang bersamaan waktu

5. Teman saya meminjam sepeda motor kepada saya untuk pergi ke tempat kerja, padahal sepeda motor tersebut hasil pinjaman dari sepupu saya, maka saya :
A. Mengatakan bahwa sepeda motor tersebut adalah pinjaman
B. Meminjami sepeda motor dengan mengutip bayaran
C. Mengatakan bahwa saya tidak berani meminjamkan karena bukan milik saya
D. Mengantarkan teman ke tempat kerja tanpa pemilik motor
E. Menolak untuk meminjami sepeda motor tersebut

6. Saya dituduh dan dimarahi oleh ketua kelompok saya sedangkan tuduhan itu tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Saya akan :
A. Menanggapi pertanyaan dari siapapun tentang isu itu
B. Mencari penyebar isu dan melawannya
C. Membiarkan saja isu berkembang
D. Menerangkan keadaan yang sesungguhnya
E. Menceritakan pada teman dekat

7. Saya ditugaskan untuk memimpin tim kerja dengan batas waktu yang sangat ketat. Anggota tim kerja memperlihatkan sikap tidak peduli dengan tugas yang diemban. Sikap saya adalah...
A. Bekerja sendiri yang penting tugas selesai
B. Mengancam mengeluarkan anggota yang tidak serius dari tim kerja
C. Melaporkan mereka pada pimpinan agar diberi sanksi
D. Membagi tugas secara adil dan memotivasi anggota untuk menyelesaikannya
E. Menasehati mereka agar sadar akan penyelesaian tugas yang diembannya

8. Saya ditawarkan oleh pimpinan untuk melanjutkan studi di provinsi lain atas biaya kantor. Saat ini saya baru saja dikaruniai bayi kembar yang masih membutuhkan perhatian saya. Keputusan saya adalah ?
A. Menolak tawaran tersebut
B. Menerima tawaran tersebut dengan konsekuensi mengikutkan keluarga merupakan tanggung jawab saya
C. Menerima tawaran tersebut dengan permohonan agar keluarga dapat ikut saya dengan tambahan biaya hidup
D. Menolak tawaran tersebut namun mohon kebijakan pimpinan jika ada kesempatan lagi saya dapat diikutkan
E. Menerima tawaran tersebut dan dengan berat hati meninggalkan keluarga

9. Menurut saya, sepuluh tahun setelah saya diangkat sebagai PNS, saya akan menjadi ?
A. Pejabat struktural atau tenaga fungsional yang profesional dalam bidangnya
B. Bukan PNS lagi
C. PNS masih sebagai pelaksana di unit yang pertama kali saya diterima
D. Belum tahu karena sepenuhnya tergantung pada nasib
E. PNS masih sebagai pelaksana di unit lain yang sesuai dengan kompetensi saya

10. Saya ditugaskan pimpinan untuk menjadi notulen dalam rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan. Respon saya adalah ?
A. Berusaha menghindari rekan yang membujuk untuk mengetahui hasil keputusan rapat
B. Dengan bangga saya akan menceritakan kepada rekan sejawat saya hasil keputusan rapat
C. Memberitahukan anggota keluarga tentang hasil keputusan rapat
D. Memberitahu sahabat saya dikantor tentang hasil keputusan rapat
E. Tidak akan membocorkan hasil keputusan rapat karena bukan wewenang saya

11. Ketika saya naik sepeda motor di jalan mendekati gedung kantor, saya melihat kepala kantor berjalan kaki, saya akan :
A. Mengurangi kecepatan sambil mengucapkan salam
B. Berhenti meminta izin untuk mendahului
C. Berhenti sambil menawari untuk membonceng
D. Melewati begitu saja
E. Mengurangi kecepatan sambil minta izin mendahului

12. Saya dipercayakan mengelola kegiatan yang belum dipublikasikan dan masih harus dijaga kerahasiaannya. Ketika saya berada di antara teman-teman dekat di kantor, saya ...
A. Suka menerima masukan demi masukan dalam rangka pengembangan tugas baru saya
B. Membicarakan hal-hal lain yang tidak ada kaitannya dengan tugas baru saya
C. Membatasi pembicaraan agar tidak menyangkut ke hal-hal tugas baru saya
D. Akan merasa gelisah dan kurang senang bila mereka mulai membicarakan tugas baru saya
E. Akan mengalihkan ke pembicaraan lain bila mereka sudah mulai menyinggung tugas baru saya

13. Jika ada kesempatan untuk berkompetisi dalam bidang yang saya senangi, maka saya :
A. Mengalahkan pesaing dengan meningkatkan diri
B. Tidak ikut kompetisi
C. Ikut hanya kalau ada kemungkinan menang
D. Berusaha keras mengalahkan pesaing dengan mencari kelemahan mereka
E. Lebih baik tidak usah ikut karena khawatir akan kalah

14. Agar suatu kegiatan berhasil saya laksanakan, saya akan :
A. Minta bimbingan guru dalam melaksanakan kegiatan tersebut
B. Mempelajari jenis kegiatan tersebut sebelum memulai kegiatan
C. Mencontoh orang lain yang sukses mengerjakan pekerjaan serupa
D. Menyesuaikan dengan kondisi yang sedang berjalan
E. Menggunakan cara yang biasa saya pakai

15. Ketika terkait pada suatu kesanggupan untuk melakukan hal tertentu, pada umumnya saya:
A. Menolak kegiatan lain sebelum tugas terselesaikan
B. Lebih banyak melakukan kegiatan lain yang baru
C. Hanya melakukan kegiatan yang relevan dengan kegiatan utama
D. Melakukan kegiatan lain sekedar sebagai selingan
E. Dalam waktu yang sama, melakukan berbagai kegiatan

16. Pada saat harus memecahkan suatu persoalan, maka biasanya pikiran saya :
A. Tetap terpusat pada persoalan jika gangguan relatif kecil saja
B. Mudah beralih kepada hal lain karena gangguan sedikit saja
C. Terpusat pada hal yang harus dipecahkan apapun gangguannya
D. Mudah beralih tanpa sebab apapun
E. Mudah beralih ke hal lain oleh sebab yang sangat mengganggu

17. Dalam suatu pertemuan kelompok saya datang terlambat ketika pembicaraan sedang berlangsung hangat. Padahal saya ingin menyumbang ide. Hal yang saya lakukan adalah :
A. Duduk mendengarkan pembicaraan sedang berlangsung hangat, baru kemudian bicara
B. Menanyakan apakah saya boleh segera bicara
C. Segera bicara mengemukakan pendapat
D. Menunggu kesempatan untuk berbicara
E. Meminta waktu untuk berbicara

17 Soal PG dan jawaban tes TKP diatas merupakan soal yang diambil dari simulasi cpns 2018 yang terbaru diposting di blog ini. 😅

Sabtu, 07 Juli 2018

QurDis : Al-Qur'an dan Hadis

Al-Qur'an dan Hadis merupakan sebuah kitab pegangan wajib bagi umat muslim sebagai sumber hukum yang utama untuk aplikasi nilai-nilai kehidupan di dunia. Oleh karena itu, setiap orang muslim harus mengerti sejarah Al-Qur'an dan Hadis.
QurDis : Al-Qur'an dan Hadis

Pengertian Al-Qur'an

Ada banyak sekali definisi dari Al-Qura'n, para ahli tafsir memiliki definisi tersendiri tentang Al-Qur'an baik secara Etimologi maupun secara Terminologi, Namun pengertian tersebut mengerucut pada kesimpulan yang sama.

Merujuk pada sumber wikipedia Al-Qur'an (Arab: القرآن‎) secara harfiah berarti "bacaan"; juga diromanisasikan sebagai Qur'an atau Koran adalah sebuah kitab suci utama dalam agama Islam, yang umat Muslim percaya bahwa kitab ini diturunkan oleh Tuhan, (Arab: الله‎, yakni Allah) kepada Nabi Muhammad S.A.W. Kitab ini terbagi ke dalam beberapa bab (dalam bahasa Arab disebut "surah") dan setiap surahnya terbagi ke dalam beberapa ayat.

Secara terminologi definisi Al-Qur'an menurut Dr. Subhi Saleh; Al-Qur’an berarti: Kalam Allah yang merupakan mu’jizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, yang disampaikan secara mutawatir dan membacanya adalah ibadah.

Maksud dari Kalamullah adalah firman Allah ta’ala. Ia bukanlah kata-kata manusia. Bukan pula kata-kata jin, syaithan atau malaikat. Ia sama sekali bukan berasal dari pikiran makhluk, bukan syair, bukan sihir, bukan pula produk kontemplasi atau hasil pemikiran filsafat manusia. Hal ini ditegaskan oleh Allah ta’ala dalam Al-Qur’an surat An-Najm ayat 3-4:
وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلۡهَوَىٰٓ ٣  إِنۡ هُوَ إِلَّا وَحۡيٞ يُوحَىٰ ٤
Artinya : "dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)"

Lebih lanjut lagi secara Etimologi Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menjelaskan bahwa Alquran adalah bentuk kata benda infinitif (mashdar) dari kata qara`a (قرأ) yang bermakna membaca atau mengumpulkan. Jika Alquran berasal dari kata qara`a yang bermakna membaca, maka Alquran berarti sesuatu yang dibaca, sedangkan jika berasal dari kata qara`a yang bermakna mengumpulkan, maka Alquran berarti sesuatu yang mengumpulkan, karena Alquran itu berisi kumpulan kisah-kisah dan hukum.

Konsep pemakaian kata-kata tersebut dapat juga dijumpai pada salah satu surah Al-Qur'an sendiri yakni pada Surah Al-Qiyamah ayat 17 dan 18:
إِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهُۥ وَقُرۡءَانَهُۥ ١٧   فَإِذَا قَرَأۡنَٰهُ فَٱتَّبِعۡ قُرۡءَانَهُۥ ١٨  
Artinya : "Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu".

Nama lain dari Al-Qur'an

Selain Al-Qur'an, Allah juga memberi beberapa nama lain bagi kitab-Nya, antara lain;
Al-Kitab (Buku)
Al-Furqan (Pembeda benar salah)
Adz-Dzikr (Pemberi peringatan)
Al-Mau'idhah (Pelajaran/nasihat)
Al-Hukm (Peraturan/hukum)
Al-Hikmah (Kebijaksanaan)
Asy-Syifa (Obat/penyembuh)
Al-Huda (Petunjuk)
At-Tanzil (Yang diturunkan)
Ar-Rahmat (Karunia)
Ar-Ruh (Ruh)
Al-Bayan (Penerang)
Al-Kalam (Ucapan/firman)
Al-Busyra (Kabar gembira)
An-Nur (Cahaya)
Al-Basha'ir (Pedoman)
Al-Balagh (Penyampaian/kabar)
Al-Qaul (Perkataan/ucapan)

Sejarah singkat turunnya Al-Qur'an

Pada masa Rasulullah saw. Masih hidup, al-quran belum disusun dalam satu mushaf sebagaimana sekarang, ayat-ayat dihafal oleh para sahabat yang ditulis pada pelepah kurma, tulang onta dan papan-papan kecil lainnya.

Baru pada masa Khalifah Abu Bakar, al-quran dihimpun dalam satu mushaf, hal ini atas usul sahabat Umar bin Khatthab, mengingat karena banyaknya penghafal Al Quran yang gugur dalam pertempuran di Yamamah melawan Musailamah Al Kadzab tahun 12 H.

Sahabat yang ditunjuk untuk menangani penulisan dan pengumpulan ayat Al Quran adalah Zaid bin Tsabit.

Pada masa Khalifah Usman bin Affan, al-quran ditulis kembali dan diperbanyak menjadi 7 mushaf untuk dikirim ke beberapa ibukota provinsi yaitu ; Makkah, Yaman, Basrah, Bahrain, Kufah. Sedangkan yang satu disimpan oleh Usman di Madinah, hal ini dilakukan untuk menghindari perbedaan dalam membaca Al Quran..

Adapun Al Quran yang sampai kepada kita saat ini, sesuai dengan Alquran yang ditulis pada masa khalifah Usman bin Affan karena itu disebut mushaf Utsmani.

Pembagian Alquran 

Alquran yang 30 Juz itu didalamnya terdapat 114 surat dan 6234 ayat. Ayat-ayat tersebut dikelompokkan menjadi dua;
  1. Ayat Makkiyah yaitu ayat yang diturunkan sebelum Nabi hijrah ke Madinah. 
  2. Ayat madaniyah yaitu surat yang diturunkan setelah Nabi hijrah ke Madinah.

Al Hadits atau As Sunnah 

Al Hadis atau Sunnah mempunyai peranan yang sangat penting dan merupakan sumber hukum yang kedua setelah Alquran. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT. surat al-hasyr : 7
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
Artinya :"apa saja yang diberikan oleh rasul kepada kalian terimalah, dan apa saja yang dilarangnya bagi kalian tinggalkanlah". 

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Malik dari hakim, rasulullah SAW bersabda:
تَرَكْتُ ِفْيكُبمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْأَ بَدًامَااِنْتَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللِه وَسُنَّةَ رَسُوْلِهِ
Artinya :"aku tinggalkan dua perkara bagimu, yang apabila kamu berpegang teguh pada keduanya kamu tidak akan tersesat, yang itu Kitabullah (alquran) Sunnah Rasul (hadis)".

Hadis adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad s a w. Baik berupa perkataan, perbuatan atau ketetapan (taqrir).

Hadis baru ditulis pada zaman masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (Bani Umayyah) penulis pertama adalah Imam Az Zuhri. Karena jarak penulisan hadis dengan masa kehidupan Rasulullah cukup lama (100 tahun), maka ada hadis yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, tetapi ada pula yang diragukan.

Unsur-unsur hadits ada tiga 

  1. Sanad yaitu orang-orang yang menghubungkan hadits dengan Rasulullah seperti abu hurairoh, ibnu Abbas, dsb.
  2. Matan Hadis yaitu isi hadis. 
  3. Perawi hadits yaitu orang yang meriwayatkan hadits seperti Imam Bukhari Muslim, Turmudzi. 

Pembagian hadis 

1. Berdasarkan jumlah banyak sedikitnya Rawi, maka habis dibagi menjadi dua:
  1. Hadits Mutawatir, jika yang meriwayatkan banyak jumlahnya dan tidak mungkin mereka berdusta. 
  2. Hadits Ahad, jika yang meriwayatkan tidak banyak jumlahnya. 
Hadits Ahad ini, dibedakan lagi menjadi tiga:
  1. Hadits masyhur 
  2. Hadits Azis 
  3. Hadits Ghorib
2. Berdasarkan diterima atau tidaknya hadis dapat dibedakan menjadi 3: 
  1. Hadits Shahih yaitu hadits yang mempunyai lima syarat yaitu: Sanadnya bersambung, Rawinya dlobit (kuat Ingatan), Rawi yang adil, Tidak bertentangan dengan dalil yang lebih kuat (Alquran atau Hadis Mutawatir), Tidak ada celanya
  2. Hadits Hasan yaitu hadits yang memenuhi syarat shahih yang rowinya kurang dlobit 
  3. Hadits dhoif yaitu hadis yang tidak memenuhi syarat hadits Hasan apalagi syarat Hadits Shahih 
Tingkatan Hadits Shahih 
  • Hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim 
  • Hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari 
  • Hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim 
  • Hadis yang diriwayatkan ulama lain berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim 
  • Hadis yang diriwayatkan ulama lain berdasarkan syarat Bukhari 
  • Hadis yang diriwayatkan ulama lain berdasarkan syarat Muslim 
  • Hadis yang dianggap shahih oleh ulama lain dan tidak memenuhi syarat bukhari dan muslim
Hadits dhoif banyak sekali macamnya, ada hadits dhaif karena tidak memenuhi syarat pertama dari Hadits Shahih, ada yang tidak memenuhi kedua, ketiga, keempat, kelima atau tidak memenuhi beberapa syarat hadits shahih. 

Namun dengan demikian hadits dhaif masih dapat dipakai dengan syarat: 
  • Tidak terlalu dhoif 
  • Untuk mendorong melakukan perbuatan baik 
  • Untuk sekedar berhati-hati 
  • Sudah terkandung dalam ajaran yang umum
Wallahu A'lam......

Kalender Pendidikan TP. 2018/2018 Ma'arif NU (Sekolah/Madrasah)


Setiap memasuki tahun pelajaran baru pemerintah (Kemendikbud/Kemenag) selalu menerbitkan kalender pendidikan terbaru atau yang sering biasa disebut dengan Kaldik. 

Untuk tahun pelajaran 2018/2019 ada beberapa perubahan dari agenda kegiatan sekolah, pada Kalender Pendidikan 2018/2019 sudah memuat tentang agenda kegiatan sekolah yang harus dilaksanakan pada satu tahun pada tahun pelajaran 2018/2019 yang terbagi menjadi dua semester yakni semester satu dan semester dua.
Kalender Pendidikan TP. 2018/2018 Ma'arif NU (Sekolah/Madrasah)
Kalender Akademik pasti selalu dibutuhkan untuk seluruh sekolah karena untuk menyusun kegiatan belajar mengajar yang ada disekolah. Terutama untuk menentukan hari efektif dan fakultatif sudah barang tentu mengacu pada hal tersebut.

Kalender Pendidikan 2018/2019 Ma'arif NU

Mengingat pentingnya pedoman tersebut, maka terkait penyusunan kalender pendidikan 2018/2019, mengacu pada peraturan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 nomor : 421/067292 dan SK Dirjen Pendis Nomor 2941 Tahun 2018 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018/2019 yang disahkan pada 24 Mei 2018.

Uraian Kalender Pendidikan Ma'arif NU Tahun Pelajaran 2018/2019, untuk rencana kegiatan sekolah secara umum atau secara garis besar adalah sebagai berikut :
  1. Hari efektif sekolah semester 1 sebanyak 127 hari, sedangkan semester 2 sebanyak 121hari.
  2. Efektif fakultatif 6 hari.
  3. Libur hari besar.
  4. PAS/PAT
  5. UAMNU
Semoga bermanfaat.

KalDik TP 2018/2019 Untuk 5 dan 6 Hari Sekolah

Awal tahun pelajaran 2018/2019, pada setiap sekolah untuk mewujudkan efektivitas proses pembelajaran seluruh satuan pendidikan bersiap menyusun rencana akademik dan non akademik satuan pendidikan (sekolah) tahun pelajaran 2018/2019. yang salah satunya adalah pembuatan kalender akademik 2018/2019.
KalDik TP 2018/2019 Untuk 5 dan 6 Hari Sekolah
Pembuatan Kalender Pendidikan pada tingkat satuan pendidikan (lokal) baik negeri maupun swasta harus mengacu pada Kalender Pendidikan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan yang dinaunginya. Kalender Pendidikan TP 2018/2019 yang dibuat oleh Dinas terkait ini yang wajib di jadikan pedoman oleh semua jenjang sekolah, dari tingkatan TK/RA, TKLB, jenjang SD/Ml, SDLB, jenjang SMP/MTs, SMPLB, sampai pada jenjang SMA/MA, SMALB, serta SMK/MAK yang ada dalam lingkungan pemerintahan Dinas Provinsi masing-masing dalam membuat Kalender Pendidikan disekolahnya.

Kalender pendidikan tahun ini terbagi menjadi 2, yaitu kalender pendidikan untuk sekolah yang menerapkan 6 hari sekolah, dan kalender pendidikan untuk 5 hari sekolah. Perbedaan dari kedua kalender tersebut terletak pada jumlah harinya. Seperti kita ketahui, jika sekolah menerapkan 5 hari sekolah, maka di hari sabtu dan minggu libur. Dalam kalender ini juga terbagi menjadi 2 semester, yaitu semester gasal dan genap.

Sebagai link alternatif download Lampiran Kalender Pendidikan Provinsi di Indonesia
Lampiran hari efektif sekolah, hari efektif Fakultatif dan hari libur Sekolah/Madrasah tahun pelajaran  2018/2019 untuk TK/RA/BA/TKLB, SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB/SMK dan sederajat Provinsi Jawa Timur

Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi Jawa Tengah
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi Jawa Barat
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi Bali
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi DKI Jakrata
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi DIY Jogja
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi Aceh
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi SulSel
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi KalTeng
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi KalTim
Kalender Pendidikan 2018/2019 Provinsi Jambi

KalDik TP 2018/2019 untuk Madrasah

KalDik TP 2018/2019 untuk Madrasah
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag juga sudah merilis regulasi terkait Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018/2019. Dengan SK Dirjen Pendis Nomor 2941 Tahun 2018 tentang Kalender Pendidikan Madrasah Tahun Pelajaran 2018/2019 yang disahkan pada 24 Mei 2018.

SK Dirjen ini menjadi pedoman dalam penyusunan kaldik (kalender pendidikan) bagi penyelenggara pendidikan RA dan madrasah di seluruh Indonesia.

Download kaldik madrasah TP 2018/2019 isi Hari Efektif, Alokasi Kegiatan Sem 1 dan 2

Teknik Kaidah dan Langkah Penulisan Soal PG Untuk Berkas PPG

Instrumen penilaian yang berkualitas merupakan faktor penting dalam pelaksanaan penilaian. Oleh karena itu, kemampuaan guru dalam mengembangkan instrumen penilaian perlu terus menerus ditingkatkan agar informasi yang diperoleh dari hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan. Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan instrumen penilaian, Panduan ini berisi teknik penyusunan indikator soal, penyusunan soal tes tertulis dan penyusunan soal tes praktik. Karena saat ini bentuk soal pada tes tertulis terdiri atas pilihan ganda dan uraian, fokus panduan ini adalah pada penyusunan kedua bentuk soal tersebut, meskipun terdapat berbagai bentuk soal tertulis lainnya.
Teknik Kaidah dan Langkah Penulisan Soal PG Untuk Berkas PPG
Namun, kisi-kisi soal hanya merupakan awal dari pengembangan soal, beberapa langkah yang perlu ditempuh untuk memperoleh soal yang berkualitas sebagai berikut:
  1. Penyusunan indikator soal : Indikator soal merupakan jabaran lingkup materi dan level kognitif dari kisi-kisi soal, sebagai pedoman bagi penulisan atau perakitan soal.
  2. Penulisan soal : Soal ditulis oleh guru mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan berdasarkan indikator soal yang disusun oleh KKG/MGMP. Penulisan soal termasuk pedoman penskoran untuk soal uraian dan tes praktik.
  3. Penelaahan Soal : Penelaahan soal dilakukan secara kualitatif berdasarkan kaidah penulisan soal oleh penelaah soal, dilakukan oleh KKG/MGMP. Hasil telaah soal diklasifikasikan menjadi soal baik, soal kurang baik, dan soal ditolak. Soal baik langsung diterima/dapat digunakan, soal kurang baik perlu diperbaiki, dan soal yang ditolak dikembalikan ke penulis atau tidak digunakan.
  4. Perakitan soal : Soal-soal baik selanjutnya dirakit menjadi beberapa paket soal untuk digunakan dalam ujian. Pada perakitan, dilakukan penggabungan antara soal dari Kementrian dan soal yang ditulis oleh pendidik. Perakitan dapat dilakukan di satuan pendidikan atau KKG/MGMP. 
Kisi-kisi merupakan suatu pedoman untuk menulis atau merakit soal. Kisi-kisi soal yang ditetapkan oleh guru dikembangkan berdasarkan kurikulum yang berlaku, yaitu kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Format kisi-kisi soal berisi lingkup materi dan level kognitif.

Proses penyusunan kisi-kisi soal dimulai dengan menganalisis kompetensi dasar yang terdapat pada kurikulum suatu mata pelajaran. Semua materi kemudian dikelompokkan menjadi beberapa lingkup materi. Materi yang tercakup dalam setiap lingkup materi dipetakan ke dalam tiga level kognitif, yaitu pengetahuan, aplikasi, dan penalaran. Pemetaan materi ke dalam level kognitif disesuaikan dengan kompetensi dasar dalam kurikulum.

Contoh kisi-kisi soal SMP/MTs Fisika-Kimia Kurikulum 2013
Contoh kisi-kisi soal
Pada kisi-kisi tersebut kompetensi yang diuji masih terlalu luas dan umum sehingga perlu dijabarkan lebih spesifik dalam indikator soal. Pada indikator soal tergambar kompetensi yang diuji sesuai dengan level kognitif dan materi. Dari satu indikator dapat disusun beberapa soal yang pararel.

Indikator soal

Indikator soal yang disusun oleh KKG/MGMP dimasukkan dalam format dengan beberapa komponen, yaitu: kompetensi yang diuji, lingkup materi, materi, level kognitif, indikator, bentuk soal, dan nomor soal seperti format Contoh kisi-kisi dengan indikator soal 
Contoh kisi-kisi dengan indikator soal

Penyusunan Indikator

Indikator dijadikan acuan dalam membuat soal. Kriteria perumusan indikator:
  1. Memuat ciri-ciri kompetensi yang akan diuji.
  2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur (satu kata kerja operasional untuk soal pilihan ganda, satu atau lebih kata kerja operasional untuk soal uraian dan instrumen penilaian keterampilan/praktik).
  3. Berkaitan dengan materi/konsep yang dipilih.
  4. Dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.
Komponen indikator soal yang perlu diperhatikan adalah subjek, perilaku yang akan diukur, dan kondisi/konteks/stimulus. Contoh indikator soal:
Contoh indikator soal

Teknik Penulisan Soal Pilihan Ganda (PG)

Soal PG merupakan bentuk soal yang jawabannya dapat dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban (option) yang telah disediakan. Setiap soal PG terdiri atas pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban  merupakan jawaban benar atau paling benar, sedangkan pengecoh merupakan jawaban tidak benar, tetapi peserta d idik yang tidak menguasai materi memungkinkan memilih pengecoh tersebut.

Keunggulan dan keterbatasan

Beberapa keunggulan dari bentuk soal PG adalah :
  • dapat diskor dengan mudah, cepat, dan memiliki objektivitas yang tinggi;
  • dapat mengukur berbagai tingkatan kognitif;
  • mencakup ruang lingkup materi yang luas;
  • tepat digunakan untuk ujian berskala besar yang hasilnya harus segera diumumkan, seperti ujian nasional, ujian akhir sekolah, dan ujian seleksi pegawai negeri.
Beberapa keterbatasan dari bentuk soal PG adalah :
  • perlu waktu lama untuk menyusun soal;
  • sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi;
  • terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban.

Kaidah Penulisan Soal Bentuk PG

Dalam menulis soal bentuk PG, penulis soal harus memperhatikan kaidahkaidah
sebagai berikut :
Materi
  1. Soal harus sesuai dengan indikator.
  2. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.
  3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar. 
Konstruksi
  1. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
  2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja.
  3. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban benar.
  4. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.
  5. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
  6. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan, “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawabandi atas benar”.
  7. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut atau kronologisnya.
  8. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.
  9. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. 
Bahasa
  1. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
  2. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.
  3. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang komunikatif.
  4. Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian.
Perlu menjadi perhatian bahwa soal yang dibuat tidak hanya harus memperhatikan kaidah dari segi materi, konstruksi, dan bahasa, tetapi juga hal lain yang dipandang dapat menimbulkan akibat yang negatif. Penulis dan penelaah soal perlu peka terhadap isu-isu, topik, yang mungkin menimbulkan dampak negatif baik terhadap siswa maupun masyarakat. Sebagai contoh, menggunakan nama tokoh yang masih hidup dalam soal dapat diinterpretasikan mempromosikan tokoh tersebut. Demikan juga menggunakan gambar suatu produk dengan merek tertentu dapat dipandang sebagai usaha mempromosikan produk.

Download file lengkap panduan teknik penulisan soal PG, Uraian, Praktik, perakitan dan penskoran
soal disini ukuran file 1.6 MB.

Kamis, 05 Juli 2018

Segera Verval Data Kependudukan di Sim-PKB 2018

Info GTK pada Sim-PKB telah merilis fitur baru dengan menambahkan menu Verval Data Kependudukan. Dengan memasukkan data e-KTP dan NIK tujuannya untuk menvalidasi kebenaran data yang di sinkronkan dengan tunjangan guru. Sebenarnya data KTP dan NIK setiap guru sudah di input melalui aplikasi Dapodik sekolah namun data pendukung lainnya belum masuk pada akun sim-pkb, untuk melengkapi data tersebut dengan cara melakukan verval di akun Sim-PKB.
Segera Verval Data Kependudukan di Sim-PKB
Sebelum mengisi formulir data kependudukan di sim-pkb Anda harus menyiapkan file scaan e-KTP dengan ukuran 200kb sebagai aploud lampiran. Perlu Anda perhatikan bahwa data yang anda masukkan harus sama dengan data yang ada di aplikasi Dapadik sekolah, lebih amannya anda berkoordinasi dengan operator sekolah.

Berikut Langkah Verval Data Kependudukan e-KTP/KK di Sim-PKB

  1. Login di akun Sim-PKB
  2. Scrool kebawah klik pada card "Profilku"
  3. Isi formulir verval data kependudukan
  4. Aploud KTP
  5. Lanjut, data yang sudah fix akan ditampilkan (pastikan bahwa data sudah benar) Simpan
Data sedang dikirim untuk diverifikasi, jika masih terdapat kesalahan silahkan edit dan kirim ajuan ulang.

Catatan : untuk sementara Verval Data Kependudukan di Sim-PKB masih terkunci